Pontianak
kota yang cukup ramai, mugkin 1/3 nya kota bandung kalau di jawa barat. Kota
ini terdiri dari berbagai suku atau bisa disebut multi suku, melayu, dayak, china,
jawa, sunda, batak, bugis dan madura. Mungkin anda pernah mendengar kota yang
bernama Sambas di kalimntan barat, sambas diambilkan dari bahasa China, sam
artinya tiga dan bas adalah suku, jadi sambas artinya tiga suku, yaitu melayu,
dayak dan china.
Kata
orang kalau sudah minum air kapuas, maka akan betah di pontianak, kalau dia
pergi jauh maka dia akan kembali lagi ke pontianak. Itu memang benar kurasakan
karena pontianak memang beda dengan kota lain menurutku, ada kebebasan disini. Aparat
keamanan juga jarang sekali razia tempat-tempat hiburan, entah mengapa.
Sehingga tidak ada kontrol disini, orang sedikit bebas, tapi yang aku salut
jarang sekali terjadi keributan ditempat hiburan.
Jalan
Budi karya tempatku menghabiskan malam atau orang sering menyebutnya ambalat,
memang banyak sekali tempat hiburan, mulai dari cafe murah hingga diskotik.
Sebut saja “kite none” adalah salah satu cafe yang berada di komplek ambalat
tersebut, tempatnya agak tertutup, pull musik, itu adalah salah satu tempatku
nongkrong. Aku hanya senang ngopi, ngerokok,dan dengerin musik, makanya aku ga pernah
joged, nyanyi sih senang kalau di tempat karaoke.
Darimana
mulanya ko aku tertarik dengan salah satu penyanyi “kite none”, namanya Putri Ayu. Orangnya
cantik, lucu, putih, ga sombong, kalau masalah aksi panggungnya jangan
diragukan, sungguh mempesona. Aku belum jauh mengenal dia, mungkin nanti kita korek lebih jauh tentang dia. Biar
pembaca tahu siapa putri ayu itu oke.
Kalau
aku pergi ke cafe “kite none”, aku ga betah kalau orang yang satu ini engga
nyanyi, mesti saya kaboooor. Ga betah
rasanya tapi kalau dia ada waduh betah sekali aku ini, wajahnya enak sekali sih
dipandang, kalau fotonya saya tunjukin ga baiklah. Suaranya juga bagoos.
Kalau
dia lagi nyanyi sering aku minta lagu, tapi tidak lewat MC, tujuannya agar uang
yang aku berikan tidak dibagikan dengan penyanyi lainnya, itung-itung pdkt aku
seneng sih,imut-imut wajahnya.
Pernah
suatu malam aku pergi ke cafe “kite none”, seperti biasa aku minta lagu
faforitku “tiada lagi” punyanya mayangsari memang aku lagi jauh dengan VR kesukaanku, eh pertengahan lagu VR yang aku
jauhin malah mendekat ketempat duduku, anda tahu apa reaksinya Putri Ayu,
langsung jogednya ga semangat lagi, heheheheheheeheheh.
Itulah
kisahku, aku hanya senang dengan suara dia dan aksi panggung dia, memukau kalau
di atas panggung.
Itu
dulu yah cerita Putri Ayu, kalau sudah dapat data yang banyak tentang Putri,
kita sharing lagi ok